Info Populer

Tampilkan postingan dengan label Hobi Ayam Bangkok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi Ayam Bangkok. Tampilkan semua postingan

Mengatasi Ayam "ngejan" (Sulit BAB)

Written By Unknown on Kamis, 31 Juli 2014 | Kamis, Juli 31, 2014

Tulisan kali ini berangkat dari pengalaman saya ketika mendapati ayam kesayangan menderita kesulitan buang kotoran. Setiap pagi dengan bunyi meringkih berusaha mengeluarkan kotorannya yang keras seperti nyangkut. Ayam tersebut kemudian saya lepas umbar begitu saja sambil berharap sembuh dengan alami, tetapi kenyataannya ayam malah menjadi semakin parah, kurus dan lemah. Setiap kali si jago memaksakan untuk mengeluarkan kotorannya yang keluar justru hanya lendir atau cairan saja, tidak berupa feses seperti pada umumnya. Tragisnya adalah ayam tersebut kemudian mati. Coba rekan-rekan bayangkan bagaimana sedihnya saya mendapati ayam kesayangan apalagi ayam tersebut memiliki bakat istimewa harus kalah dengan kotorannya sendiri, wah, bener-bener tragis.
Dan tadi waktu main ke kandang kawan, saya mendapati kawan saya tersebut juga pernah mengalami hal demikian pada ayam-ayamnya. Dia membagikan cara mengatasi penyakit ayam ngejan dan menceritakan penyebabnya kepada saya. Berikut penjelasannya yang akan saya bagikan untuk anda;

Ayam sulit buang kotoran disebabkan kotorannya menggumpal dan mengeras di lubang pembuangan.
Biasanya hal ini terjadi pada ayam yang kekurangan minum, kemudian makan makanan yg keras (gabah), atau kurang makan kerikil-kerikil, atau rumput-rumput di tanah  sebagai sumber serat alami. Ditambah lagi dengan kurangnya ayam di umbar.


Teknik mengobati penyakit ngejan tersebut adalah dengan menyemprotkan/memasukkan air ke lubang kotorannya. Caranya adalah dengan menyuntikkan air melalui alat suntik yang agak besar. Sedot air lebih kurang 15cc, lalu suntikkan air tersebut kedalam lubang kotoran ayam yang menderita ngejan tersebut. Lakukan berulang-ulang hingga kotoran benar-benar bersih keluar semua.


Setelah kotoran bersih, beri ayam minum yg banyak (spet), dan kasih makan yg lembek-lembek dulu (voer, pisang, dedak, dll).



Demikianlah, semoga ini bermanfaat untuk rekan-rekan semua.
Kamis, Juli 31, 2014 | 0 komentar | Read More

Mempercepat Pertumbuhan Jalu Ayam Laga

Ayam bangkok dikenal oleh berbagai kalangan sebagai ayam petarung yang tangguh. Memiliki ayam bangkok berkualitas terbaik merupakan cita-cita dari para penghobiis dan pecinta ayam aduan.

Berbicara mengenai ayam aduan tidak pernah lepas dari yang namanya jalu atau taji, jalu merupakan hiasan sekaligus senjata pada ayam jantan. karena secara alamiah, jalu digunakan untuk memukul lawan atau memukul benda keras yang dirasa membahayakan ayam.

Pertumbuhan jalu pada ayam jantan biasanya di tandai dengan tumbuhnya benjolan pada kedua belah kaki sebagai cikal bakal jalu dan kelak seiring umur bakal jalu ini akan terus memajang dan berbentuk. Namun tanda ini tidaklah umum, karena ada sebagian ayam bangkok yang tidak memiliki jalu, atau pertumbuhan jalunya yang tidak sempurna seperti ayam lepek. Karena itu dalam dunia tarung, kriteria tarung ayam di bagi dua, ayam taji dan ayam pukul. Mengenai ayam taji dan ayam pukul akan di bahas di postingan selanjutnya.

Ayam aduan bangkok membutuhkan pemeliharaan dan perawatan jalu yang baik, karena jika tidak, maka dampaknya nanti adalah pada arah pertumbuhan jalu yang tidak sesuai dengan keinginan kita misalnya jalu yang tumbuh kurang keras, kurang runcing pertumbuhan terhambat, jalu cepat pecah dll.

Yang harus menjadi catatan kita sebagai pemilik ayam bangkok dalam merawat jalu, jangan pernah mempermak jalu pada ayam bangkok muda (lancur), biarkan pertumbuhan jalu pada ayam lancuran ini tumbuh secara alami tanpa campur tangan kita sebagai pemilik. Baru setetelah usia ayam aduan bangkok menjadi jago layak adu, jalu bisa dibentuk dan diarahkan dengan perawatan dan pemeliharaan agar sesuai dengan selera kita.

Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat tumbuhnya jalu adalah sebagai berikut :

  • Ketika umur ayam bangkok sekitar 5 - 6 bulan, bakalan jalu dikupas lalu dibersihkan pinggiran jalu tersebut dengan amplas agar pertumbuhan jalu tidak terhambat.
  • Korek dengan kuku pangkal jalu dan arahkan sesuai dengan keinginan lalu olesi dengan mentega, sehingga pertumbuhan jalu menjadi lebih cepat dan lebih besar.
  • Berikan belimbing wuluh pada pangkal jalu dengan cara mengolesinya dengan air buah belimbing wuluh tersebut. Hal ini berfungsi sebagai perangsang bagi pertumbuhan jalu agar lebih cepat tumbuh.
  • Berikan bawang putih atau kunir (kunyit) agar jalu padat, kuat, keras, dan kokoh.
  • Amplas jalu secara berkala dan terkontrol secara kontinyu agar arah tumbuhnya sesuai dengan apa yang kita harapkan, karena itu alangkah baiknya jika pengasahan jalu harus selalu diperhatikan.
Demikianlah cara Mempercepat Pertumbuhan Jalu Ayam Laga untuk anda para hobiis ayam bangkok, semoga bermanfaat.

Kamis, Juli 31, 2014 | 0 komentar | Read More

Perawatan Ayam Setelah Bertarung

Perawatan Ayam Setelah Bertarung - Pasca tarung, Ayam Bangkok membutuhkan perhatian lebih, karena perawatan inilah yang menentukan karier seekor ayam petarung dalam menghadapi pertarungan selanjutnya. Seringkali terjadi pada ayam pasca tarung karena kurangnya perhatian membuat ayam kehilangan karakter bertarung, jatuh mental, cacat bahkan yang lebih parah pada akhirnya mati.

Tahapan pada perawatan ini adalah:
Bersihkan luka ayam menggunakan air hangat lalu lumuri daerah kepala dan daerah yang tidak ditumbuhi bulu dengan minyak tawon. Untuk luka robek atau luka terkena jalu bersihkan luka menggunakan air garam atau rebusan air sirih hangat lalu berikan obat luka seperti, bubuk Sulfadelamite, Betadine, dll, selanjutnya berikan ayam 1 butir antibiotik (Amoxilin, Penicylin dll), Pemberian antibiotik ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut untuk mencegah infeksi pada luka. Jika terdapat luka dalam mulut ayam, berikan obat biru (obat saryawan untuk manusia). Obat biru ini bisa anda dapatkan di apotik-apotik terdekat.

Setelah itu ayam diletakkan di dalam kandang tersendiri agar ayam dapat beristirahat. 

Pada hari ke 2 berikan ayam vitamin yang berbentuk cair jika memang vitaminnya berbentuk padat bisa juga dicairkan dan jika perlu ayam diberikan obat luka dalam. Pemberian pakan harus dalam bentuk bubur dan jika ayam terlihat tidak mau makan, suapi secara perlahan. Jangan memberikan dulu makanan yang keras seperti daging, gabah, jagung, dll

Setelah luka agak mengering olesi bekas luka dengan salep luka dan obat biru yang disebut di atas.

Pada hari ke 5 ayam sudah dapat dikeluarkan dari kandang lalu di umbar secukupnya atau letakkan di kandang kipu (kandang lantai pasir) untuk meregangkan otot-ototnya

Hari ke 6 ayam telah boleh dimandikan dan dijemur secukupnya.

Hari ke 7 ayam telah boleh di kliter secukupnya atau di umbar dikandang lari.

Seminggu ke depan ayam sudah boleh abar kosong kembali.

Seminggu kedepannya lagi ayam sudah dapat turun tarung kembali.

Demikianlah, semoga tips Perawatan Ayam Setelah Bertarung ini bermanfaat untuk Anda. Salam Hormat.

Kamis, Juli 31, 2014 | 0 komentar | Read More

Gambar Sisik Kaki Katurangga Ayam Aduan Di Thailand

Written By Unknown on Rabu, 30 Juli 2014 | Rabu, Juli 30, 2014

Gambar Sisik Kaki Katurangga Ayam Aduan Di Thailand - Ternyata orang Thailand juga memiliki katuranggan sendiri mengenai sisik kaki ayam aduan. Berikut ini adalah model sisik kaki ayam bangkok yang di anggap (dipercaya) sebagai sisik bertuah di negeri Thailand yang ngeblog.com rangkum dari berbagai sumber. Semoga berguna untuk Anda...












Demikian Gambar Sisik Kaki Katurangga Ayam Aduan Di Thailand, jika anda ingin mengetahui mengenai jenis-jenis sisik lainnya menurut kitab primbon jawa silahkan Klik Disini. Atau jika Anda memiliki info lainnya mengenai sisik katurangga sisik kaki di berbagai daerah, silahkan share di kolom komentar. Salam berbagi...
Rabu, Juli 30, 2014 | 0 komentar | Read More

Tips Menjaga Kesehatan Ayam Bangkok Dengan Rempah Rempah

Written By Unknown on Selasa, 29 Juli 2014 | Selasa, Juli 29, 2014

Tips Menjaga Kesehatan Ayam Bangkok Dengan Rempah Rempah - Di sebagian wilayah Indonesia, musim pancaroba datang tidak menentu, jika pagi turun hujan tiba-tiba saja sore harinya menjadi panas terik, demikian juga sebaliknya. Cuaca seperti ini terkadang berlangsung hampir sepanjang tahun. Kondisi ini tentu saja membuat ternakan Ayam Bangkok kita menjadi rentan terhadap berbagai serangan penyakit. Untuk mencegah hal itu, ngeblog.com mencoba mencari informasi mengenai tips mudah untuk menjaga kondisi ayam agar tetap sehat. Berikut ini ulasannya untuk Anda:

Siapkan bahan-bahan :
10 siung bawang putih
1 ruas jahe ukuran sedang
pakan ayam (bekatul) 
Air secukupnya 

Alat :
Blender, jika tidak ada, bisa memakai layah (cobek)
Sarung tangan, atau juga bisa memakai kantong plastik 


Cara Pembuatan :
1. Jahe dibersihkan, dan diiris kecil-kecil, sedang bawang , tidak perlu dikupas kulitnya
2. Masukkan bawang dan jahe ke blender
3. Blender hingga halus
4. Campur ramuan tadi ke pakan ayam 
5. Aduk hingga merata, gunakan sarung tangan atau kantong plastik, karena jahe bersifat panas, tangan anda bisa kepanasan setelah mengaduk ramuan tadi

Ramuan ini digunakan 3 hari sekali, dan jika sudah tampak ada ayam anda yang terkena gejala sakit, isolasi ayam tersebut, dan gunakan ramuan tadi lebih intens (maksimal 2 hari sekali)

Demikian Tips Menjaga Kesehatan Ayam Bangkok Dengan Rempah Rempah, semoga bermanfaat :) 

Selasa, Juli 29, 2014 | 0 komentar | Read More

Memilih Ayam Bangkok Berkualitas

Written By Unknown on Selasa, 22 Juli 2014 | Selasa, Juli 22, 2014

Memilih Ayam Bangkok Berkualitas - Memilih Ayam Bangkok kualitas terbaik bukanlan suatu hal yang mudah untuk dilakukan, terlebih lagi hal ini disebabkan karena banyaknya ciri-ciri umum dan khusus yang harus dipenuhi saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Oleh Mr. Jackone salah satu member senior di AyamLaga.com telah menyusun beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih dan membeli Ayam Bangkok. Beberapa ciri-ciri penting tersebut saya coba sharing disini untuk anda, berikut petikannya;

1. Kepala model buah pinang (Prioritas Utama)
2. Paruh panjang dan tebal
3. Leher lurus dan tebal
4. Badan panjang (Prioritas Utama)
5. Dada bidang
6. Bahu Kuncup
7. Sayap rapat dan panjang (Prioritas Utama)
8. Pangkal ekor besar/tebal dan kaku (Prioritas Utama)
9. Paha bulat dan pipih (Prioritas Utama)
10. Ekor lebat dan menyentuh tanah
11. Lutut menekuk
12. Kaki bulat dan kering, sisik rapih
13. Jari panjang dan halus

Memang tidaklah mudah untuk menemukan ayam yang memiliki ciri-ciri di atas secara lengkap, tapi paling tidak kita menemukan beberapa ciri sudahlah sangat bagus, dan menurut bang Jackone, minimal ciri prioritas utama haruslah dapat dipenuhi, dan bilapun tidak bisa, minimal 5 dari total 13 ciri haruslah dipenuhi saat membeli ayam sehingga akan dapat memberikan kepuasan dalam memeliharanya.

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel Memilih Ayam Bangkok Berkualitas. Semoga ada manfaatnya untuk Anda pecinta Ayam Bangkok mania.
Selasa, Juli 22, 2014 | 0 komentar | Read More

Menumbuhkan Taji Patah Pada Ayam Bangkok

Written By Unknown on Rabu, 09 Oktober 2013 | Rabu, Oktober 09, 2013

Menumbuhkan Taji Patah Pada Ayam Bangkok - Taji atau jalu pada Ayam mempunyai dua lapisan. Lapisan luar adalah tulang yang keras sementara bagian dalam adalah bagian yang lunak. Semenjak ayam kecil, taji atau jalu terus mengalami pertumbuhan hingga ayam dewasa. Taji umumnya terdapat pada ayam jantan meskipun tidak jarang ditemukan ada ayam betina bertaji. Secara alami taji di gunakan oleh ayam untuk memukul lawan atau melindungi dirinya dari bahaya yang mengancam. Dalam keseharian kita memelihara Ayam Bangkok, mungkin kita pernah mengahadapi kondisi dimana taji Ayam Bangkok jagoan kita patah, baik saat di abar, turun ke kalangan ataupun akibat faktor lain. Taji yang patah akan membuat bagian lunak yang terdapat di dalam taji akan mengering dan mengeras sehingga seringkali membuat taji berhenti untuk tumbuh kembali. Nah untuk mensiasati taji ayam patah agar bisa tumbuh kembali, berikut ini ada beberapa tips yang bisa di coba:
  1. Beri Belimbing wuluh/sayur. Caranya, oleskan ke jalu patah. Jika luka akibat patah tersebut sudah mengering, mulai dibentuk sesuai kondisi sebelumnya.
     
  2. Cara kedua adalah dengan mengoleskan kapur gambir di jalu yang patah.
     
  3. Cara selanjutnya, buatlah ramuan yang terdiri dari serbuk tempurung kerang (yang mengandung kalsium) dengan madu, lalu oleskan ke jalu yang patah. Patahan jalu yang di olesi ramuan serbuk tempurung dan madu tidak akan mengering sehingga memungkinkan taji untuk tumbuh kembali.
Demikian beberapa tips Menumbuhkan Taji Patah Pada Ayam Bangkok yang saya kutip dari beberapa sumber. Jika saya pribadi sudah mencoba cara ke 3 dan alhamdulillah berhasil. Semoga bermanfaat untuk anda semua. Salam kukuruyuk, hehe...
Rabu, Oktober 09, 2013 | 0 komentar | Read More

Ayam Bangkok Ganti Bulu (ngurak)

Written By Unknown on Senin, 02 September 2013 | Senin, September 02, 2013

Ayam Bangkok Ganti Bulu (ngurak) adalah suatu proses alamiah yang terjadi pada ayam bangkok khususnya dan species unggas pada umumnya. pada ayam bangkok biasanya ganti bulu terjadi setiap tahun dan lama proses pergantian bulu ini kurang lebih selama 4 Bulan. Proses pergantian bulu pada ayam bangkok aduan harus dilihat sebagai proses istirahat panjang dan memerlukan perlakuan yg istimewa dari para pemilik, sehingga di harapkan para pemilik harus sabar dan telaten merawat ayam bangkok kesayangannya. 

Dalam masa proses pergantian bulu ini ayam bangkok membutuhkan protein, vitamin dan mineral dengan kadar yang lebih tinggi (bahkan lebih tinggi dari ayam yg di siapkan untuk tarung sekalipun). Makanan yang baik pada masa ayam ganti bulu adalah pakan grower ayam petelur yang mengandung protein 16% dan ditambahkan dengan 2% mineral. Pemberian minyak ikan tidak dianjurkan, karena minyak ikan mengandung 87% asam lemak tak jenuh dan 55% asam linoleat, sementara bulu di bentuk dari protein dan mineral, terutama kalsium dan phospor. Berikan Vit.E dosis tinggi sehingga dapat mempercepat pertumbuhnya bulu-bulu baru.

Pada saat ganti bulu, ayam bangkok tidak perlu di umbar terlalu sering, cukup 3 hari sekali untuk mengepakan sayap dan melemaskan otot kaku. Jangan memandikan ayam bangkok anda pada masa ini. Peganglah ayam bangkok dengan hati-hati karena ayam yang sedang dalam proses pergantian bulu muda akan sangat kesakita jika tersentuh. Hindarkan ayam bangkok dari ayam betina yang gemar memakan bulu muda. Bulu muda ini mengandung kadar phospor tinggi tinggi. Pada anakan ayam bangkok, kekurangan phospor pada makanan akan mengakibatkan ayam jadi kanibali/saling memakan bulu.

Mengawinkan ayam pada masa ganti bulu harus diperhatikan jumlah dan mutu pakan yang diberikan. Ayam bangkok akan turun nafsu kawinnya jika kekurangan karbohidrat, jangan takut ayam bangkok anda jadi gemuk dan otot kendur pada masa ini. Ayam yg kekurangan protein akan menghasilkan mutu sperma yang rendah yang pada akhirnya mengakibatkan kualitas tetasan jadi tidak baik. 

Setelah bulu tumbuh sempurna, anda dapat kembali melatih ayam bangkok sepeti semula. Rubah pakan kembali seperti semula, mulai mandikan ayam dan menjemurnya. Setelah 2 minggu, pakai air kapur sirih untuk menghilangkan minyak pada bulu Ayam. Pembuangan minyak pada bulu,a gar air mudah meresap ketika dimandikan dan juga memudahkan pengeringan ketika suhu ayam bangkok naik.

Demikianlah pola perawatan Ayam Bangkok Ganti Bulu (ngurak). Semoga bermanfaat untuk anda semua. Salam.
Senin, September 02, 2013 | 0 komentar | Read More

Analisa Pukulan Ayam Bangkok

Written By Unknown on Rabu, 10 Juli 2013 | Rabu, Juli 10, 2013

Analisa Pukulan Ayam Bangkok - Para hobiis Ayam bangkok tentu memiliki sudut pandang tersendiri dalam menganalisa kehebatan tarung seekor ayam, semua itu tentu sangat relatif. Tergantung pengalamannya masing-masing. Pada artikel kali ini saya ingin membagikan indikator yang saya yakini mengenai ayam yang memiliki pukulan bagus. Ayam yang memiliki pukulan bagus harus memiliki kriteria sebagai berikut:
  1. Memiliki tulang supit yang rapat dan keras.
  2. Kaki harus lebih pendek ketimbang paha.
  3. Memiliki bentuk kaki dari dengkul ke bawah yang menyempit lalu melebar ke arah telapak kaki.
  4. Brutu besar dan rapat.
  5. Kaki kering dan bulat rotan.
  6. Jari kaki merit dan panjang.
  7. Memiliki Sisik melik atau sisik ubed, batu rante atau Batu Lapak.
  8. Tulangan harus kasar.
  9. Badan tebal dan berbentuk botol.
  10. Badan panjang.
  11. Memiliki sayap lebar dan tebal.
  12. Paha pipih (paha belalang)
Demikianlah Analisa Pukulan Ayam Bangkok yang memiliki pukulan bagus menurut keyakinan dan pengalaman saya. Bagaimana dengan anda
Rabu, Juli 10, 2013 | 0 komentar | Read More

Gambar Jenis Sisik-sisik Ayam Aduan

Written By Unknown on Minggu, 25 November 2012 | Minggu, November 25, 2012

Gambar Jenis Sisik-sisik Ayam Aduan :
 
1. Sisik Batu Rantai yakni jika terdapat sisik dibawah jari-jari kaki ayam.

Gambar Sisik Batu Rantai




















2. Sisik Batu Karang yaitu jika sisik pada semua ujung jari kaki ayam pecah atau terbelah.

Gambar Sisik Batu Karang




 3. Sisik Naga Banda yakni sisik kaki yang mempunyai bentuk seperti kulit salak.

Gambar Sisik Naga Banda



4. Sisik Ubed yakni apabila terdapat sisik melingkar seperti gelang pada kaki ayam.


Gambar Sisik Ubed



5. Suro Watu apabila di bawah jalu ayam terdapat seperti tonjolan seperti batu.


Gambar Suro Watu


6. Batu Rantai dan Batu Lapak yakni terdapat sisik di tengah telapak kaki serta jari kaki.

Gambar Sisik Batu Rantai dan Batu Lapak



7. Naga Temurun apabila sisik kaki garis bagian belakang ayam menghadap ke bawah.


Gambar Sisik Nogo Temurun

Gambar 2. Sisik Nogo Temurun


8. Sisik Ubed Jalu yaitu apabila ayam memiliki sisik melingkar seperti gelang tepat pada bagian jalu ayam.

Gambar Sisik Ubed Jalu

Gambar 2. Sisik Ubed Jalu Tembus

Demikian Artikel Gambar Jenis Sisik-sisik Ayam Aduan ini yang saya sadur dari berbagai sumber untuk Anda semua. Bagi pembaca yang ingin mengetahui mengenai kelebihan masing-masing sisik baca postingan ngeblog.com lainnya Memilih Kaki dan Sisik Ayam Aduan. Sementara untuk menganalisa Pukulan Ayam Bangkok. Baca: Analisa Pukulan Ayam Bangkok. Semoga bermanfaat. Salam ayam laga.

Sumber: dari berbagai sumber.
Minggu, November 25, 2012 | 11 komentar | Read More

Tips Memandikan Ayam Bangkok

Written By Unknown on Kamis, 16 Agustus 2012 | Kamis, Agustus 16, 2012

Tips Memandikan Ayam Bangkok - Agar penampilan fisik dan kebugaran ayam bangkok terjaga, peternak dapat mengadakan perawatan dan latihan sejak berumur 7 bulan. Perawatan ayam bangkok antara lain adalah memandikan dan menjemur setiap hari.

Setiap hari sekali ayam bangkok perlu di mandikan untuk membersihkan semua kotoran yang melekat pada tubuh dan bulu-bulunya. Dengan di mandikan itu kondisi fisiologis dan bentuk tubuh ayam bangkok akan mempunyai penampilan yang prima. Kita dapat memandikan ayam bangkok sekitar pukul 08.00 pagi dengan menggunakan air bersih. Tetapi jangan sekali-kali menggunakan air hangat, sebab air hangat dapat merusak pertumbuhan bulu dan jaringan tubuh.

Sewaktu memandikan kita dalam posisi jongkok dan ayam diapit dengan kedua kaki pada posisi membelakangi kita. Mula-mula bagian kepala ditundukkan dan dibasuh dengan handuk yang sudah dibasahi dengan air bersih. Posisi menunduk ini meudahkan turunya air yang membasahi muka ayam. Masih dalam posisi menunduk, leher ayam kita pegang dengan tangan kiri, sementara tangan kanan mengguyurkan air dengan tangan kanan mengguyurkan air secara perlahan-lahan hingga mengenai bagian tengkuk sampai pangkal sayap. Sesudah itu leher dibasuh dengan handuk supaya tidak tidak terlalu banyak kandungan air pada bulu hiasnya.

Kemudian bagian dada di basuh dengan handuk hingga ke bawah sampai ke bagian belakang (kloaka). Daerah sekitar kloaka harus benar-benar bersih sebab kotoran sering menmpel dibagian ini. Selanjutnya pemandian diteruskan kebagian sayap sampai ketiak dan bagian paha serta kaki ayam dibasahi hingga betul-betul bersih. Bagian yang terakhir lkali dibersihkan adalah brutu. Perlu diingat bahwa setiap kali habis di pakai, handuk hendaknya selalu dicuci dan diperas supaya tetap bersih dan mengandung air secukupnya.

Bagian punggung tidak perlu dimandikan, karena jika sering kena air justru dapat merusak bulu-bulu sehingga menjadi kusut dan mudah patah.


Nah, setelah dimandikan, selanjutnya ayam bangkok kesayangan anda tinggal di jemur. Untuk mengetahui tips menjemur ayam bangkok Klik Disini 

Demikian Tips Memandikan Ayam Bangkok untuk anda. Semoga Bermanfaat.


Kamis, Agustus 16, 2012 | 0 komentar | Read More

Tipe Ayam Adu Menurut Primbon Jawa

Primbon jawa mengenai ayam adu begitu populer di kalangan penghobi ayam adu, banyak yang meyakini kebenarannya. Soal benar tidaknya semua dikembalikan ke keyakinan masing-masih hobiis. Berikut beberapa kriteria yang saya sadur dari berbagai sumber, mungkin belum lengkap, baru segitu yang saya dapat, jika ada tambahan silahkan berbagi di kolom komentar di bawah. Dan yang ingin menambah wawasan mengenai kriteria sisik dan kaki baca juga Primbon Jawa Tentang Sisik Ayam Adu. Semoga bermanfaat, salam ayam adu(^.^)

Wiring Galih, jengger berbelah tiga seperti kelapa atau jambu setengah telungkup, mata kuning, kaki hitam, taji bulungan, ekor lebat, sisik kecil.

Wiring Kuning, jengger berbelah tiga seperti kelapa atau jambu setengah telungkup, mata kuning, kaki doreng, taji hitam, ekor lebat.

Wiring, jengger berbelah tiga, kepala kecil, mata merah, kaki kuning, ekor warna putihnya semburat)

Wido Cempaka, jengger berbelah tiga, kaki dan taji warna kuning, ekor lebat, sisik mulus, supit (tulang pinggul) pendek

Lurik Sana, jengger berbelah tiga, kepala besar, mata kuning, kaki doreng, taji dobel, sisik mulus

Putih mulus (semu ireng = semu-semu hitam kalau di dunia percetakan ini rasanya ruster kali ya,...!?) jengger berbelah tiga serta bertahtahkan seperti delima.
Kamis, Agustus 16, 2012 | 4 komentar | Read More

16 Trik Memelihara Ayam Adu

Written By Unknown on Rabu, 08 Agustus 2012 | Rabu, Agustus 08, 2012


16 Trik Memelihara Ayam Adu - Kawan-kawan, iseng-iseng berselancar di google, searching soal ayam bangkok sehingga ketemu artikel bagus (menurut saya) mengenai tips dan trik memlihara ayam aduan ini. Ini artikel dimaksud, silahkan dicoba pada ayam kesayangan anda di rumah, salam ayam bangkok(^?^)
 
1.    Meningkatkan Stamina
Stamina adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seekor ayam aduan. Seperti halnya atlet, sebelum bertanding, biasanya stamina ayam aduan harus di jaga dan di tingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan stamina ayam aduan adalah dengan memberi larutan Gula Merah dicampur Asam Jawa secukupnya. Jamu ini diminumkan ke ayam sebelum diadu. Untuk ayam konsumsi, sebaiknya jamu ini diberikan bila cuaca dalam keadaan ekstrem atau memasuki musim pancaroba untuk menjaga daya tahan tubuhnya.
2.    Memulihkan Stamina Ayam Setelah Tarung
Ayam yang selesai bertarung, staminanya akan menurun drastis. Kondisi ini jika tidak segera diatasi, akan menyebabkan ayam rentan terkena penyakit. Pemberian Madu secukupnya dicampur Kuning Telor Bebek 1 butir akan mengembalikan stamina yang drop pada ayam aduan anda. Berikan jamu ini dengan cara diminumkan.
3.    Meningkatkan Gairah Kawin Pada Ayam Jantan
Agar gairah kawin pada pacek tetap tinggi sehingga secara teratur bisa mengawini betina, ayam jantan pemacek membutuhkan perawatan intensif. Selain diberi cukup pakan juga perlu diberi obat penyehat tubuh dan penambah gairah kejantanan. Berikut ini beberapa jamu yang bisa diberikan:
o   Bawang Putih 2 siung dilumatkan lalu dicampur Nasi Hangat 1 SDM. Jamu ini dilolohkan untuk satu ekor pejantan dan pemberiannya rutin setiap 4 hari sekali.
o  Jahe Segar 2 potong sebesar ibu jari diparut dan diperas airnya. Air Jahe ini dicampur sebutir Kuning Telor Bebek dan diberikan setiap Minggu sekali untuk seekor pejantan.
o  Tepung Beras 2 cangkir dicampur Kencur Parut 1 cangkir, lalu dibentuk menjadi butiran pil sebesar biji jagung. Selanjutnya pil ini dijemur sampai kering. Pemberiannya sebanyak 5 pil/minggu untuk setiap ekor ayam pejantan.
o  Lada 100 g disangrai sampai kering, lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk halus. Bubuk Lada ini dicampur Kencur Parut 0,5 Kg, Kuning Telor Bebek 5 butir dan Madu 1 sendok makan hingga terbentuk adonan kental. Adonan dibentuk butiran sebesar jari kelingking dan dijemur sampai kering. Sebanyak2 butiran jamu diberikan sehari sebelum ayam digunakan sebagai pejantan.
o  Jahe Segar 1 ruas jari diparut dan airnya diperas. Air Jahe dicampur Bubur Nasi 1 sendok makan dan disuapkan keseekor ayam pejantan. Pemberiannya seminggu sekali.
4.    Meningkatkan kualitas telor
Telor berkualitas dapat dilihat dari warna kuning telornya kuning cerah atau kemerahan. Agar kuning telor menjadi kemerahan, ayam yang sedang aktif bertelor dapat diberikan azolla sebagai tambahan bahan pakan.Perbandingan pakan dan azolla 4 : 1. Azolla merupakan sejenis tanaman paku air yang mengandung asam amino esensial. Asam amino esensial inisangat dibutuhkan oleh tubuh ayam.
5.    Meningkatkan Nafsu Makan
Ayam kurang sehat akan turun nafsu makannya. Untuk meningkatkan nafsu makan,ayam tersebut dapat diberikan salah satu dari beberapa ramuan berikut:
Ø  Bawang putih 3-4 iris dicampur dalam pakan. Ramuan ini diberikan untuk 10 ekor ayamdewasa setiap pagi.
Ø  Bubuk jahe 10 g dicampur dalam pakan dan diberikan setiap pagi. Dosis ramuan ini untuk 10 ekor ayam dewasa.
Ø  Jahe segar 2 ibu jari diparut dan diperas. Air perasannya dicampur Kuning Telor Bebek 1 butir. Dosis ramuan ini untuk seekor ayam dewasa dan diberikan setiap Minggu. Selain meningkatkan nafsu makan, pemberian pada Pejantan akan meningkatkan nafsu kawin.

6.        Menghilangkan Jamur Warna Putih Di Jengger Atau Kepala Ayam Setelah Diadu.
Ambil minyak jelatah (minyak yang dipakai berulang kali untuk menggoreng) secukupnya tambah sedikit garam dapur lalu oleskan pada bagian kepala yang putih karena jamur. Lakukan pengolesan 2 x sehari pagi dan sore hari.
7.        Untuk Memerahkan Jengger Ayam Agar Kelihatan Lebih Merah.
Ambil daun kacang pagarsecukupnya peras airnya lalu oleskan ke jenggar ayam.
8.        Mencegah Jengger Ayam Setelah Diadu Agar Tidak Ditumbuhi Jamur Yang Berwarna Putih.
Ambil daun Pariyo (buahnya pahit) lalu giling dan peras airnya kemudian oleskan pada jengger ayam yang luka setelah bertarung luka juga cepat kering.
9.        Mengeringkan Sisik Kaki Ayam.
Ambil tepung sadah (sadah untuk makan sirih) tambah sedikit air lalu oleskan pada sisik ayam setiap hari sampai sisik ayam menjadi kering. Bisa juga dibantu dengan tablet calk (tablet calsium untuk membantu pertumbuhan pada anak-anak). Untuk mengetahui bagaimana kaki dan sisik ayam adu yang bagus baca juga Memilih Kaki dan Sisik Ayam Aduan
10.  Mempercepat Tumbuh Bulu, Baik Untuk Masa Mabung Dan Untuk Bulu Yang Tumbuh Nyisip.
Berikanlah pada ayam vitamin A berupa Minyak Ikan Hiu ditambah vitamin B komplek. Obat bisa dibeli di apotik.
11.    Untuk Mengatasi Jalu Ayam Supaya Tidak Terlalu Panjang.
Biasanya orang akan memotong jalu ayam jika telah berumur atau jalu terlalu panjang, nah kita bisa mengakalinya supaya jalu tidak terlalu panjang, atau menghambat pertumbuhan jalu sesuai yang kita inginkan. Ambil buah kentang yang sebesar jempol tangan lalu olesi dengan minyak goreng, kemudian dibakar (atur jaraknya dengan api) setelah panas kentang ditusukkan pada jalu ayam. Lakukan beberapakali selama tiga hari atau sampai darah didalam jalu membeku maka jalu ayam akan berhenti pertumbuhannya, ayam akan selalu kelihatan muda.
12.    Untuk Menjaga Kondisi Ayam Tetap Fit
Berikanlah ayam multi vitamin seminggu sekali. Jemur ayam 2 jam sehari mulai jam 9 sampai jam 11 siang jangan diberi air minum kemudian teduhkan dibawah pohon selama 15 menit baru ayam diberikan air minum.
13.    Mengatasi Ayam Ngorok.
Bersihkan tenggorokkan ayam dengan bulu yang lembut kemudian beri makan campuran nasi dengan pur (pellet yang dijual) yang telah dibasahi dan dibantu dengan pemberian multivitamin. Jauhkan dari sinar matahari langsung.
14.    Ayam Lumpuh Atau Ayam Susah Berjalan Habis Diadu Dan Lumpuh Karena Dikurung Lama.
Ambil batang Serai olesi dengan Minyak Goreng lalu panaskan setelah itu urutkan pada kaki ayam yang sakit. Setelah selesai tunggu kira-kira 2 jam kemudian ayam direnangkan seletih letihnya, lalu ayam dijemur dibawah matahari langsung lakukan 2 kali seminggu, bantu dengan pemberian multi- vitamin.
15.    Untuk Memperbaiki Penampilan Ayam
Jika ada bulu sayap atau bulu ekor yang patah sebaiknya dicabut saja. kemudian ayam diberikan Minyak Ikan Hiu dan vitamin B komplek untuk mempercepat pertumbuhan bulu. Selama masa ini hindari pemberian pakan dengan campuran nasi.
16.    Untuk Mempermuda Penampilan Ayam.
Biasanya ayam yang sudah tua sisik kakinya tebal dan jelek, untuk mempermuda penampilan ambilah tepung soda kue kasih sedikit air kemudian oleskan pada kaki ayam lakukan beberapa kali dilain hari. Maka sisik yang tebal itu akan terkelupas dengan sendirinya.
Semoga 16 Trik Memelihara Ayam Adu ini bermanfaat untuk anda.
Rabu, Agustus 08, 2012 | 0 komentar | Read More