Program Pakan Ayam Laga Untuk Pertumbuhan Tulang Yang Baik

Written By Dedy Purnama on Senin, 19 Desember 2011 | 21.29

Program Pakan Ayam Laga Untuk Pertumbuhan Tulang Yang Baik - Ayam Bangkok membutuhkan dukungan fisik yang prima dalam bertarung. Karena itu dalam perawatannnya dibutuhkan ketelatenan dan dukungan asupan pakan yang cukup untuk memacu pertumbuhan baik itu untuk pertumbuhan tulang, otot dll. Untuk mendukung pertumbuhan tulang yang bagus sejak dini maka dibutuhkan asupan mineral dan gizi yang cukup.

Bentuk tulangan adalah hal yang vital yang harus diperhatikan oleh peternak atau hobiis ayam bangkok. Problem yang sering ditemui oleh umumnya peternak dan hobiis di Indonesia adalah kurang sempurnanya tulangan pada ayam bangkoknya. Padahal jika ditelisik, ayam bangkok yang memiliki tulangan tidak sempurna tersebut berasal dari pacek atau indukan kualitas sempurna.

Tulangan yang terlalu tipis tidak di sukai oleh para bebotoh sementara tulangan yang terlalu berat akan membuat pergerakan ayam menjadi lambat. Para bebotoh cenderung meraba ketebalan sayap daripada hanya memegang tubuh ayam. Karena selama ini ada asumsi bahwa persendian sayap mencerminkan kualitas dari besar pegangan badan secara keseluruhan.


Padahal ada ayam yang mempunyai lingkar badan dan dada yang besar tetapi mempunyai tulangan yang tipis dan ada ayam yang mempunyai lingkaran dada atau sayap kecil justru memiliki ketebalan tulang yang baik.


Secara keseluruhan pertumbuhan tulang yang sempurna harus memenuhi aspek:
  1. Lingkaran dada dan badan yang istimewa.
  2. Ruas tulang persendian harus rapat terutama pangkal leher
  3. Kekuatan dan kekerasan tulang ayam secara keseluruhan.

Bila ayam mengalami kekurangan protein dan mineral selama pertujmbuhan maka kita sebagai pemilik akan mendapati ayam yang kurang sempurna. Karena bagaimanapun, pertujmbuhan tulangan ayam sudah di mulai semenjak ayam belum menetas. Indukan ayam yang memiliki kadar mineral yang baik akan menghasilkan anakan yang baik pula. Namun, anakan yang baik belum tentu tumbuh menjadi ayam yang baik jika dalam proses pemeliharaan tidak di dukung dengan pola makan yang teratur dan asupan gizi yang seimbang.


Berikut ini adalah beberapa problem yang sering kita hadapi dalam beternak ayam;

  1. Tulang dada yang bengkok. Umumnya bebotoh beranggapan bahwa ayam muda tidur di tangkringan akan membuat tulang dada menjadi bengkok. Pendapat ini tidak dijamin 100% kebenarannya, karena membengkoknya tulang dada akibat kekurangan mineral.
  2. Kanibalisme dalam masa pertumbuhan. Hal ini disebabkan oleh kekurangan mineral. Pertumbuhan yang cepat memaksa ayam-ayam muda untuk memakan bulu pada ayam lain untuk mencukupi kebutuhannya akan mineral. Untuk menghindari kondisi tersebut anak ayam umur 2 minggu dipisah dari induknya dan dimasukkan kedalam kandang kawat dengan ukuran 80 cm X 80 cm, serta dipasang lampu pemanas. Pada 3 minggu pertama gunakan pakan broiler starter yang digerus halus,bila kanibalisme sudah mulai muncul tambahkan untuk tiap kilogram pakan 2 sendok mineral dan setengah sendok teh garam dapur. Pemberian garam yang berlebihan akan membuat kotoran anak ayam yang sedikit cair, anda dapat mengatur dengan mengira-ngira kebutuhan ayam anda supaya tidak kanibal dan mempunyai kotoran yang tidak cair. Lewat dari minggu ke-3 anda boleh memberi pakan boiler starter tanpa digerus.
     
  3. Ayam terlalu cepat besar, badan lembek, otot gemuk berlemak dan kaki menjadi lemah. Untuk menghindari problem seperti ini setelah anak ayam berumur 2 bulan sebaiknya ayam sudah mulai dilepas. Jangan satukan anak ayam dengan umur yang berbeda hal ini akan membuat kompetisi dalam mendapatkan makanan, otomatis ayam yang lebih kecil akan menjadi kerdil karena kurang makan. Pakan yang digunakan mulai dari 2-10 bulan energi rendah, protein yang tidak terlalu tinggi. Untuk mencapai pertumbuhan yang ideal bagi ayam aduan, otot tanpa lemak dan tulangan yang sempurna. Pakan yang mudah didapat adalah campuran 60% pakan grower petelur dan 40 % katul dan tambahkan garam 0,5% dan mineral 3 % dari jumlah katul. Juga sediakan kulit kerang yang sudah ditumbuk .Untuk daerah yang cukup dingin,anda dapat rubah 70% grower petelur dan 30% katul, jagan lupa garam dan mineral.
     
  4. Problem berikutnya, peternak buru2 mengganti menu makanan ayam sebelum umur 10 bulan. Bila lancuran sudah diberi makan gabah, beras merah atau jagung sebelum umur 10 bulan,  pertumbuhan maka tulang terhambat, terutama besar fisiknya, ketebalan dan kekuatan tulang berkurang. Tinggi maksimal bisa dicapai dan mungkin tidak. Hal ini karena kadar protein dan mineral pada gabah, beras merah dan jagung tidak cukup memenuhi kebutuhan ayam lancuran.
Demikian artikel Program Pakan Ayam Laga Untuk Pertumbuhan Tulang Yang Baik. Semoga bermanfaat untuk anda hobiis ayam bangkok. Bagi anda yang ingin mengetahui perawatan ayam bangkok umur 1 hingga 4 bulan baca juga artikel Cara Merawat Anakan Ayam Bangkok Umur 1 - 4 Bulan. Salam Ayam Bangkok.

3 komentar:

TOKO BUKU PETERNAKAN ONLINE mengatakan...

Dapatkan buku panduan ayam aduan.
Selamat bertanding.

Iyan Legium mengatakan...

mantabs ,nambah informasi, thxs

Coretan Dy mengatakan...

Sama sama agan Iyan Legium... Semoga bermanfaat..

Poskan Komentar